Pages

Thursday, February 2, 2012

Worst Miss Of All Time!

Oleh: Muhajjir Esyaputra

Gagal mencetak gol? Selalu terjadi di setiap pertandingan. Tapi kamu harus lihat yang satu ini. We present... Worst Miss Of All Time!

Sudah banyak video yang menunjukkan kegagalan pemain menciptakan gol. Termasuk juga di saat-saat yang sudah nyaris 99 persen masuk.
Tapi apa yang dilakukan oleh Anderson Freidrick di Liga Papan Bawah di Venezuela ini menciptakan level baru dalam kegagalan menciptakan gol. Mampu melepaskan diri dari bek dan penjaga gawang lawan dan tinggal berhadapan dengan sebuah gawang yang begitu lebar. Sang striker siap membawa bola melewati garis gawang dengan berlari.
Yang terjadi? Setelah semakin dekat, ia mengubah pikirannya dan memutuskan untuk melakukan tembakan saja –mungkin ia berpikir itu akan lebih terlihat hebat di kamera. Wrong. Ia bahkan tidak menyentuh mistar gawang.
Tidak percaya? Saksikan video berikut ini:

Ketika Mencetak Gol Malah Membuat Menderita

Oleh: Muhammad Rezky Agustyananto

Ketika selebrasi gol berubah menjadi bencana

Tidak setiap orang bisa mencetak gol, dan tidak setiap waktu Anda bisa mencetak gol. Bahkan seorang pemain berlabel 50 juta poundsterling seperti Fernando Torres sekalipun sulit sekali mencetak gol di Chelsea musim ini. Karena itulah setiap gol yang dibuat pantas untuk dirayakan.
Merayakannya tentu bersama rekan-rekan setim. Normalnya, rekan-rekan setim Anda akan memberikan pelukan selamat kepada Anda setelah Anda mencetak gol. Tentu tak ada rekan yang malah menendang muka Anda sebagai tanda selamat, bukan?
Tetapi hal itulah yang justru terjadi di pertandingan Hong Kong FA Cup antara South China melawan Sun Hei. Kwok Kin Pong pada menit ke 61 mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk South China. Bukannya merayakannya dengan gembira, Kin Pong justru harus terguling-guling kesakitan karena ulah rekan satu timnya sendiri.
Chan Siu Ki yang merupakan pencetak gol pertama South China di pertandingan tersebut sebenarnya berniat memberikan selamat kepaada Kin Pong setelah sundulan terbangnya berhasil membuat timnya unggul. Namun entah kenapa ia malah terpeleset dan kakinya pun menghajar wajah Kin Pong. Terang saja Kin Pong kesakitan. Ia langsung memegangi hidungnya yang terkena sepatu Siu Ki.
Kaki Siu Ki ternyata tak hanya berbahaya bagi gawang lawan, tetapi juga bagi rekan sendiri.

Dua Kesalahan Aneh Dalam Satu Peluang Emas


Oleh: Muhammad Rezky Agustyananto

Tindakan aneh kiper La Paz gagal dimanfaatkan oleh pemain lawan untuk mencetak gol.

Banyak kejadian menarik terjadi di sebuah pertandingan sepakbola. Bahkan kejadian menarik yang tak terduga-duga itu banyak terjadi di liga-liga di luar Eropa, Salah satu contohnya adalah yang terjadi di liga utama Bolivia pada hari Kamis (12/5) lalu.
Di pertandingan liga antara tuan rumah San Jose melawan La Paz, sebuah kejadian menarik muncul. Dalam sebuah penyerangan yang dilakukan oleh San Jose, tiba-tiba kiper La Paz, Hamlet Barrientos melakukan sebuah gerakan yang tidak terduga-duga: berlari menjauh dari gawang. Kontan saja gelandang San Jose asal Argentina, Maximiliano Andrada yang saat itu membawa bola memiliki kesempatan emas untuk mencetak gol karena gawang benar-benar kosong. Andrada pun langsung melepaskan sebuah tembakan ke arah gawang dan…. Poof! Bola membentur tiang gawang dan menjauh dari kotak penalti. Sebuah peluang emas yang 99 persen seharusnya gol dibuang begitu saja.
Apa yang dilakukan oleh Barrientos dan Andrada di video ini benar-benar di luar dugaan. Entah apa yang ada di pikiran Barrientos sehingga malah membuka peluang emas bagi Andrada, dan entah mengapa Andrada gagal memanfaatkannya. Sebuah kejadian yang sulit dipercaya.
Andrada mungkin akan semakin menyesali kegagalannya tersebut karena La Paz sendiri akhirnya memenangkan pertandingan lewat gol tunggal Jorge Daniel Florentin di akhir pertandingan. Hasil tersebut membantu La Paz beranjak dari dasar klasemen sementara liga utama Bolivia.

Plester Warna-Warni Di Paha Gareth Bale

Oleh: Pangeran Siahaan

Kami tak menganjurkan anda untuk jadi ganjen, tapi jika anda mengamati paha Gareth Bale, maka anda akan menemukan plester warna-warni yang menjadi pendobrak kecepatan larinya sekaligus trend selanjutnya di dunia sepakbola.

Sekilas mungkin tak akan terlihat, tapi pada paha Gareth Bale selalu menempel plester berbentuk V yang warnanya berganti-ganti setiap pertandingan, dari mulai hitam hingga pink. Apakah plester tersebut?
Plester tersebut bukanlah untuk menutup luka melainkan sebuah alat terapi untuk pengobatan otot yang disebut Kinesio, semacam ”doping” legal. Sejak diciptakan tahun 1970 oleh dokter Kenzo Kase dari Jepang, Kinesio telah marak dipakai atlet profesional. Lance Armstrong dan Serena Williams termasuk pemakai setianya.
”Plester ini sangat fleksibel dan bisa dipakai di bagian tubuh mana pun tanpa menghambat gerak. Permukaan plester ini bersisik seperti kulit ular dan bisa mengangkat kulit serta memperbaiki sirkulasi darah,” ujar fisioterapis khusus olahraga, Alison Rose.
Bale telah memakai plester Kinesio sejak pertengahan September dan alasan pastinya tidak diketahui karena ia tidak menderita cedera apa pun. Bahkan ia hanya absen sekali dari skuad Tottenham yaitu pada saat Piala Carling tanggal 21 September.
Bale diyakini menggunakan Kinesio untuk menghindari cedera sekaligus mendukung akselerasi larinya kencang itu. Dokter Stewart Bruce-Low mengemukakan alasan lain, ”Riset menunjukkan Kinesio bisa meningkatkan tenaga dengan cara mengurangi energi yang hilang pada saat otot bergerak.”
Apa pun alasan Bale memakainya, sepakbola telah kedatangan aksesoris menarik selanjutnya setelah plester hidung Robbie Fowler yang terkenal itu.

Buku-Buku Tentang Dunia Sepakbola

Oleh: Muhajjir Esyaputra

Sepakbola dalam sebuah buku. Buku tentang sepakbola.

Tema sepakbola jelas sangat menarik untuk diangkat dalam sebuah buku. Ada berbagai aspek yang bisa diambil. Ada ratusan judul buku yang mengangkat tema ini. Here’s a few:

Fever Pitch by Nick Hornby.
Cinta pada sepakbola. Cinta terhadap pertandingan. Cinta terhadap Arsenal. Ini adalah tema luar biasa yang diangkat oleh Hornby. Sebuah kisah nyata mengenai dirinya sendiri yang menjadi pendukung Arsenal saat klub ini mengalami masa rollercoaster –naik turun dalam berbagai kompetisi- dan bahkan sempat dijuluki “boring... boring Arsenal...” Tapi tidak ada satupun dari itu yang mengurangi rasa cintanya pada klub London Utara ini. Disajikan dalam bentuk diary, buku ini dengan sangat berhasil menggambarkan apa yang dinamakan cinta sejati... pada sepakbola!

Kriotherapy: Cara Dingin Menyembuhkan Cedera

Apa rasanya temperatur -140 derajat celsius? Tanya saja ke beberapa pemain Tottenham.

Banyak hal baru bagi Spurs tahun ini. Membuang Piala Carling, bermain di Liga Champions, mengalahkan Inter Milan, dll. Salah satu dari hal baru tersebut yang belum diketahui banyak orang, bahkan pendukung Spurs sekalipun adalah cara baru para pemain kesayangan mereka memulihkan diri dari cedera, yaitu Kriotherapy.

Game Tentang Dunia Sepakbola

Oleh: Muhajjir Esyaputra

Sepakbola bukan merupakan tema asing lagi di dunia game. Dalam berbagai konsol, mulai dari yang tercupu hingga yang paling canggih, biasanya memiliki permainan dengan tema ini.

Berikut tiga game terbaik yang pernah diciptakan mengenai sepakbola -menurut kami tentu saja:

1. Winning Eleven/Pro Evolution Soccer

Sama-sama hasil kreasi Konami, yang satu versi Jepangnya, yang satu lagi versi Amerika. Nyaris tidak ada perbedaan. Yang pasti permainan ini punya satu ciri yang sama: membuat kecanduan.
Dengan pemain-pemain yang sesuai dengan yang ada di dunia nyata -begitu juga dengan klub dan negaranya- setiap pemain bisa merasakan berbagai kompetisi. Mulai dari yang resmi hingga rekaan sang pembuat.
Fitur yang membuat game ini sempat sangat hit adalah turnamen bernama Master League. Dalam turnamen ini, kita ditantang untuk memainkan sebuah klub -dengan dana dan pemain yang terbatas- untuk 'merangkak' dari divisi bawah untuk bertanding dan meraih berbagai trofi. hingga akhirnya bisa mencapai puncak nantinya.
Sebuah game yang nyaris menjadi favorit semua penikmat game olahraga di manapun.

Artikel Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...